Kota Lyon Sebagai Tuan Rumah Euro 2016

Lyon adalah kota penting dalam penyebaran agama dan dunia politik di Eropa. Kota ini tercatat resmi berdiri pada masa kekaisaran Romawi pada abad pertama masehi dengan nama Lugdunum usai munculnya nama baru seperti Lucius Mnatius Plancus dan Aemilius Lepidus.

Letak kota Lyon sendiri berada diantara sungai Saone dan sungai Rhone dengan bukit Fourviere. Perekonomian serta industri kota ini mulai berkembang luas setelah kerajaan Romawi membangun jalan utama yang menghubungkan beberapa pusat wilayah kekaisaran pada jaman tersebut.

Di pertengahan abad, Lyon juga terkenal sebagai kota penghasil kain sutera terbaik di Eropa. Bukan itu saja, Lyon juga dikenal sebagai penghasil rempah-rempah terbesar dan sampai sekarang ini kota itu telah membuat sebagian penduduk sebagai pusat belajar dari bidang makanan dan budaya.

Sampai sekarang ini Lyon merupakan kota terbesar nomor tiga di Prancis. Perekonomian kota tersebut berasal dari Perbankan serta bidang industri bioteknologi dengan besaran nilai mencapai 97 dollar per tahun dan Lyon tercatat sebagai kota terkaya ketiga Prancis setelah Paris dan Lille.

Sedangkan semarakn dunia sepakbola di kota Lyon jelas tidak kalah dari kota-kota besar yang ada di Prancis. Ini semua terbukti ketika presiden pertama Olympique Lyonnais, Jean Michel Aulas menjabat pada 1987 berbagai perubahan mendasar dalam sepakbola Lyon dilakukan dan hasilnya Lyon menjadi juara Ligue 1 pada musim 2002/03.

Bahkan memasuki musim 2010, Lyon berhasil mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepakbola mereka di kancah Eropa setelah Lyon berhasil melaju sampai babak final liga champions sebelum pada akhirnya harus rela jadi runner-up dari Bayern Munchen yang keluar sebagai pemenang. Sedangkan dari akademi sepakbola Lyon, klub tersebut juga terkenal sebagai penghasil beberapa pemain terbaik dunia sebagai contoh Alexandre Lacazette dan juga Karim Benzema bersama Real Madrid.

Adapun jarak dari kota ke kota lain yang akan menggelar pertandingan sebagai bahan penambah untuk bisa menyaksikan laga Euro 2016 di Prancis.

Lens: 976 km
Lille: 690 km
Bordeaux: 554 km
Toulouse: 541 km
Nice: 490 km
Saint Denis: 480 km
Paris: 465 km
Marseille: 316 km
Saint Etienne: 65 km

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *